Sunday, September 30, 2018

ERDOGAN BELA KELAKUAN BURUK MEZUT OZIL.

Kasus rasisme yang menimpa bintang Arsenal, Mesut Ozil, terus menjadi pembicaraan utama dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan bahwa kasus serupa tak boleh terulang.

Ozil mendapatkan sorotan tajam usai kedapatan berfoto dengan Erdogan di London bulan Mei lalu. Kejadian itu mengundang kontroversi dan dianggap sebagai penyebab kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 lalu.

Lelah mendapatkan kritik, Ozil pun memutuskan untuk mundur dari timnas dan menuding pihak federasi sepak bola Jerman melakukan praktik rasisme terhadap dirinya. Pernyataan itu mengudang kritikan yang lebih pedas.


Ozil berfoto dengan Erdogan karena merasa dirinya masih punya darah Turki di dalam tubuhnya. Seperti yang diketahui, ia merupakan imigran asal Turki yang mendapatkan kewarganegaraan Jerman.

Foto tersebut mengundang kontroversi lantaran dianggap bagian dari kampanye Erdogan untuk melanjutkan masa jabatannya. Pemain berumur 29 tahun itu seolah memperlihatkan dukungan kepadanya.

Namun hanya Ozil yang menjadi bulan-bulanan kritikan. Padahal Ilkay Gundogan dan Cenk Tosun turut tampak dalam foto yang sama, di mana Gundogan sendiri menyebut Erdogan sebagai 'presiden'-nya.


Sebagai sosok yang bertanggung jawab, kasus Ozil tersebut mengundang perhatian besar dari Erdogan. Oleh karena itu, ia meminta hal yang serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang.

"Kasus rasisme harus diakhiri. Mesut Ozil, yang lahir dan tumbuh di Jerman, dikeluarkan dari komunitas karena mengambil gambar di Inggris," ujar Erdogan saat mengunjungi Jerman, dikutip dari Goal.

"Saya merasa berat sebagai presiden mereka, bahwa anak-anak muda yang berhasil masuk ke timnas ini mendapatkan penolakan," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

PARTAI HIDUP DAN MATI BAGAI NERAKA JAHANAM DI WANDA METROPOLITANO

BolaBoli - Atletico Madrid akan menjamu Juventus di Wanda Metropolitano pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/19, Kamis (22/2...